Salah satu penyair dan penulis besar yang pernah dimiliki Rusia adalah Boris Leonidovich Pasternak. Karya novel epiknya yang sangat terkenal, Dr. Zhivago adalah gambaran sebuah tragedi yang peristiwanya terjadi di seputar masa terakhir Kekaisaran Rusia dan hari-hari awal Uni Soviet. Pada Oktober 1958, Pasternak dianugerahi Hadiah Nobel dalam Sastra, “untuk pencapaian pentingnya dalam puisi lirik kontemporer dan di bidang tradisi epik Rusia.”

Pemerintah Uni Soviet, yang sangat tidak senang dengan penggambaran kehidupan yang keras di bawah komunisme dalam tulisannya, memaksanya menolak Penghargaan tersebut dan mengeluarkannya dari Persatuan Penulis Uni Soviet. Walaupun tak dikirim ke pembuangan atau penahanan, semua terbitan terjemahannya tertunda hingga membuat dirinya jatuh miskin alias kere.

Namun, tahukah Anda, dulu Pasternak pernah mencoba masuk dinas militer dan ditolak hanya gara-gara kakinya panjang sebelah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: