Pada beberapa kebudayaan di dunia, termasuk diantaranya pada beberapa suku Indian Amerika Tengah, dan kaum Thracia dari daerah Bulgaria, kelahiran disambut dengan kesedihan sementara kematian disambut dengan kegembiraan.
Ketika seorang bayi baru lahir, maka keluarganya akan duduk mengelilingi sang bayi sambil meratapi kesusahan-kesusahan yang akan dialami sang bayi di masa hidupnya. Sebaliknya, saat menghadiri kematian, para tamu yang hadir justru tertawa dan melawak di hadapan orang yang meninggal, karena mereka percaya bahwa orang yang mati sedang menuju negeri kebahagiaan. Terkadang, istri atau hewan favorit milik yang mati ikut dibunuh, sehingga mereka pun dapat turut bersama berbahagia di alam baka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: